Disasembly and Reassembly

A. Tujuan

1. Mengenal alat yang digunakan untuk melakukan bongkar pasang telepon seluler

2. Mengetahui langkah-langkah dan penggunaan peralatan bingkar pasang telepon seluler sesuai aturan dengan baik dan benar

3. Mengetahui komponen utama telepon seluler

B. Alat dan Bahan

1. Telepon seluler trainer

2. Toolset

C. Teori Singkat

Teknologi telepon seluler, tampakna semakin berkembang dengan pesat. Rasanya setiap detik, teknologi ini meleset menuju sebuah fungsi Next Generation yang sebelumnya hanyalah merupakan suatu angan-angan futuristik dalam dunia perfilman.

Perkembangan sebuah sistem Telepon Seluler (Ponsel) atau Hand Phone (HP) sebenarnya telah mengalami evaluasi yang panjang, sebelum melesat perkembangannya seperti sekarang ini. Ponsel tidak hanya sarana komunikasi suara seperti pada awal-awal teknologi seluler ini ditemukan, akan tetapi saat ini telah menjadi sebuah piranti canggih, sebagai media komukasi yang mempunyai fungsi-fungsi sangat luas karena perkembangan teknologi wirelees dan teknologi transmisi data. Dan perkembangan selanjutnya bukan tidak mustahil akan menjadi suatu workstation atau client komputer yang terdedikasi pada sebuah server jaringan wirelees yang menyediakan layanan elient server.

Telepon Seluler atau Hand Phone adalah Hand (genggam), Tele (jauh), Phone (suara). Jadi komunikasi suara (dan alat) dari atau ke suatu tempat/alokasi yang jauh dengan perangkat yang digenggam. Suara yang didengar pada speaker HP/Interface Handfree (IHF) merupakan hasil dari reproduksi sutau objek yang ditangkap oleh Antena HP berdasarkan sistem penerima pesawat HP. Didalam pesawat H, sinyal diproses dan dikirim ke sistem audio. Hasil proses tersebut merupakan suara yang dapat kita dengar. Selain menerima sinyal suara, juga dapat mengirim/memancarkan sinyal suara ke perangkat HP lain.

Dalam melakukan perbaikan telepon seluler, seorang teknisi harus betul-betul memilki keterampilan khusus dan disiplin yang tinggi. Hal ini dilakukan karena telepon seluler merupakan perangkat teknologi yang sangat canggih dari multi disiplin sain ilmu serta memiliki komponen mikcrochip yang rentang dengan tubuh kita, sehingga memerlukan perlakukan yang sangat hati-hati.

Melakukan bongkar pasang telepon seluler merupakan pekerjaan yang sulit, tetapi akan mudah dilakukan jika kita mengetahui dan mengikuti petunjuknya dengan benar. Sebagai gambaran umum bagian-bagian/komponen yang dissambly and reassembly (bongkar pasang) pada telepon seluler adalah seperti gambar berikut.

D. Langkah Kerja

1. buatlah dan bagilah kelompok kerja anda

2. Ambil dan gunakanlah HP trainer untuk masing-masing kelompok, HP trainer yang digunakan dalam kondisi off.

3. Pastikan anda mencabut beterai sehingga sumber tegangan terhadap HP terputus.

4. Gunakan plastik ataupun spun lembut untuk melapisi layar LCD dan keypad.

5. Lakukan pembukaan HP (Disassembly) dengan berhati-hati, sebaiknya menggunakan prosedur Assembly dan Disaseambly dari masing-masing produk (manual sheet).

6. Gunakan peralatan yang sesuai dengan peruntukannya, seperti diameter buat yang sesuai, pengungkit dan penjepit yang sesuai untuk HP.

7. Lakukan pengamatan dan temukan serta kenali komonen-komponen utama dari masing-masing blok rangkaian Hand Phone dari blok rangkaian jobsheet ini.

8. Catat komponen utama yang terdapat pada masing-masing blok rangkaian dan cari fungsinya dari berbagai sumber.

ANTENA

Fungsinya sebagai penagkap dan pemancar gelombang signal yang diterima oleh pesawat Telepon Seluler.

SWITCH ANTENA

Fungsinya sebagai Duplexer/Pemisah antara signal RX (penerima) dengan signal TX (Pemancar), dan bisa juga disebut sebagai terminal pada pesawat telepon seluler.

FILTER RX

Fungsinya sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang diinginkan / yang akan diterima , agar sinyal menjadi lebih bersih yang akan diterima oleh pesawat telepon.

PENGUAT RX (Transistor)

Fungsinya sebagai penguat frekwensi penerima yang telah disaring oleh filter RX sebelum diproses lebih jauh oleh pesawat telepon seluler.

IC RF PROCESSOR

Fungsinya sebagai pengontrol sinyal RX (masuk) dan TX (keluar), agar setiap bagian dapat bekerja baik. Komponan ini terdiri dari beberapa bagjian seperti : IF, MIXER, OSCILATOR, DETECTOR, ENCODER, DECODER, AFC, TONE FREQUENCY, SQUELCH.

VCO (Voltage Control Oscilator)

Fungsinya : sebagai Oscilator / pembangkit frekwensi yang akan dikirim melalui bagian TX (pemancar) dan memeriksa Frekwensi yang masuk melalui bagian RX (penerimaan) agar tetap sama dengan yang dipancarkan. Dan juga untuk mengatur tegangan pulsa dari RF Signal Processor.

FILTER TX

Fungsinya sebagai penyaring / pembagi frekwensi yang akan dikirim atau dipancarkan sebelum diperkuat lagi oleh komponen lain yang terdapat didalam pesawat Telepon Seluler.

IC P.A (Power Amplifier)

Fungsinya sebagai pengaut akhir signal yang akan dipancarkan melalui komponen switch antena yang terdapat didalam Pesawat Telepon Seluler.

POWER DETECTOR

Adalah transistor yang mendeteksi, kuat lemahnya signal dan mengirimkan data kepada CPU untuk diolah dan kemudian memberikan data keseluruh komponen terkait, khususnya dengan Hardware yang berkaitan dengan signal.

IR T/R Dioda

Sebagai pemancar dan penerima frequency data dengan menggunakan cahaya infra merah, digunakan untuk mengirim dan menerima data aplikasi software, tanpa perlu kabel data.

Bluetooth

Komponen ini pemancar dan penerima frekwensi data dengan menggunakan gelombang radio atau gelombang frekuensi dengan fungsi-fungsi yang sama dengan infra red.

SPEAKER

Suatu alat untuk keluarannya suara yang sebelumya hanyalah getaran listrik dan diubah menjadi suara dengan melalui IC Audio, yang diterima oleh CPU untuk mengeluarkan suara yang terdapat dalam Pesawat Telepon Seluler.

MICROPHONE

Suatu alat untuk berbicara dan cara kerjanya ialah mengubah getaran suara menjadi getaran listrik agar suara yang diterima bisa diproses oleh komponen Pesawat Telepon Seluler lainnya.

SIM CARD

Identitas diri dari setiap Pesawat Telepon Seluler sedang aktif tergantung dari provider sim card yang digunakan, dengan cara diproses oleh CPU yang terdapat dalam Pesawat Telepon Seluler.

CPU

Pusat pengolahan data yang terdapat pada seluler elemen atau komponen yang bekerja didalam Pesawat Telepon Seluler seperti memerintah komponen terkait untuk bekerja sesuai kebutuhan dan dapat menerima informasi dari masing-masing komponen Contoh : MEmerintah IC Power Supply untuk mensupply tegangan /arus keseluruhan bagian Pesawat Telepon Seluler, memerintahkan LCD untuk menampilkan Aktifitas pada Pesawat Telepon Seluler, memrintahkan IC Flas untuk menyimpan data dan mengeluarkanya pada saat dibutuhkan, memeriksa data dari Sim Card yang masuk melalui PC Power Supply, menerima perintah data dari keypad untuk diproses.

RAM (Random Access Memory)

Menyimpan data sementara dan membantu kinerja CPU, semakin besar kapasitas RAM semakin baik kinerja CPU.

IC FLASH

Adalah tempat penyimpanan data pada Pesawat Telepon Seluler, yang sifatnya sementara karena datanya dapat dirubah ataupun ditambah.

EEPROM

Tempat penyimpanan data uatama yang permanent atau data pabrik, dan bekerja tidak dengan ada atau tidak adanya arus listrik pada ponsel. Karena mempunyai daya listrik tersendiri. Sedangkan letaknya terdapat pada IC AUDIO.

IC REGULATOR

Untuk mengatur tegangan, agar dapat diatur sesuai kebutuhan masing-masing komponen terkait, dan juga sebagai pengontrol dari IC Charging yang dikendalikan oleh CPU.

IC CHARGE

Komponen yang bekerja secara otomatis pada saat pengisian dan kerjanya hanya untuk mengisi tegangan battry yang dikendalikan oleh CPU melalui IC Regulator.

IC AUDIO

Fungsinya sebagai pengolah sinyal suara yang masuk dari IC RF, diperkuat dan diteruskan ke Speaker, memperkuat geteran suara yang telah dirubah Mic menjadi getaran listrik kemudian diteruskan ke IC RF. Menjalankan perintahkan dari CPU dan pada IC Audio juga terdapat PCM (Pulse Code Module) dan EEPROM yang berfungsi membaca kode sinyal yang datang dari operator untuk disesuaikan dengan Imei Ponsel juga menyimpan data-data yang bersifat permanen seperti : Imei, Phone Code, Sec Code.

LCD (Liquid Cell Disply)

Komponen ini berfungsi sebagai alat yang akan menampilkan semua kegiatan / aktifitas dari pada Pesawat Telepon Seluler.

Key Pad

Komponen ini berfungsi sebagai alat yang memberikan perintah data kepada CPU untuk di proses dan akan dikirimkan kepada komponen lain yang terkait dalam pesawat Telepon Seluler.

IC Interface

Fungsinya sebagai pengontrol data yang diperintahkan oleh CPU untuk Vibrator, Buzzer, lampu dan bersifat sebagai saklar otomatis dalam Pesawat Telepon Seluler.

Battery

Fungsinya sebagai Sumber Arus Listrik / Tegangan yang diperlukan untuk memberikan arus listrik kepada Pesawat Telepon Seluler.

FLEXIBEL

Fungsinya sebagai penghubung antara komponen datu dengan komponen lainnya.

9. Jika telah selesai, pasang kembali (Assembly) HP trainer yang anda gunakan dan kembalikan keadaan semula.

E. Evaluasi

1. Apa tipe Handphone (HP) yang anda gunakan ? Siemen A 35

2. Apa ciri khas dari Hand Phone trainer yang anda gunakan dan catat spesifikasi khusus dari HP anda.

Ciri-ciri nya :

Ø Antena luar

Ø Battray peak 3,6 V / 600 mA

Ø Tipe batery N1MH

Ø Layar monokrom


Spesifikasi :

Ø Layar monocrom

Ø Monophonic

Ø Battray N1HM 3,6 V/ 600 mA

Ø Battray standby 10 jam

Ø Waktu bicara 2 jam – 3 jam 20 menit

Ø Pesan : SMS

Ø Phonebook : 100

1. Buatlah urutan prosedure Assembly dan Disassembly ?

a. buka chasing luar bagian depan

b. buka tombol / kaypad

c. buka batray

d. buka chasing bagian belakang

e. buka mesin dan keluarkan (buka mainboard)

f. lepaskan kabel film LCD


4. Buatlah kesimpulan dari praktikum anda kali ini !

Arti istilah celuler dianggap berkaitan erat dengan pengertian berikut, secara harfiah, kata ini berarti tentang sel. Di dalam bidang telekomunikasi, istilah ini diartikan pembagian daerah berdasarkan jangkauan sinyal dari stasiun pemancar ke pesawat penerima.

Misalnya dalam teknologi komukasi bergerak (handphone), bagaimana suatu daerah atau kota dapat dijangkau berdasarkan daya pancar sinyal yang ada pada Base Tranceiver Station (BTS). Daerah tersebut dibagi dalam beberapa sel, dimana pada setiap sel ditempatkan satu pemancar (BTS), sampai akhirnya semua daerah yang dikehendaki dapat dijangkau dalam bentuk sel-sel.

Read More >>> ...

PC-Router Menggunakan OS Mikrotik

MIKROTIK SEBAGAI ROUTER

Instalasi

Cara instalasi sangat mudah tinggal setting agar komputer bisa boot dari CDROM. Kemudain masukkna CD MIKROTIK. Ketika komputer di booting CD akan mulai bekerja booting awal system MIKROTIk, bisa dilihat di gambar di bawah :

Apabila proses booting awal berjalan dengan baik kemudian akan ditampilkan menu instalasi MIKROTIK sepert berikut :

Pada menu instalasi di tampilkan service apa saja yang ingin kita install. Untuk lebih mudahnya kita pilih semua service yang di sediakan dengan menekan tombol ‘a’. maka semua service akan terpilih


Apabila kita menginstall baru tekan tombol ‘n’ atau apabila kita hanya menambahkan service baru tekan tombol ‘y’ agar konfigurasi yang sudah di buat tidak hilang.

Langkah berikutnya akan disiapkan ruang harddisk yang akan di pakai oleh MIKROTIK dengan memformatnya dan mengkopikan file-file yang dibutuhkan


Setelah proses pengkopian file selesai kemudian proses instalasi membutuhkan reboot ulang. Apabila semua proses instalasi tidak mengalami error setelah reboot ulang di layar akan muncul tampilan user login dan password, seperti gambar di bawah :


Secara default user yang dipakai adalah user admin dengan password yang masih kosong. Setelah login tampilan awal akan seperti berikut :

Kita tidak akan membahas perintah command line, karena akan salah rumit dan sulit untuk menghafalakannya. Untuk mensetting Mikrotik ini kita menggunakan tools lain yaitu Winbox. Tools winbox ini bisa diambil secara free di website http://www.mikrotik.co.id.

Dengan Winbox ini kita bisa mendeteksi System Mikrotik yang sudah di install asalkan masih dalam satu network, yaitu dengan mendeteksi MAC address dari ethernet yang terpasang di Mikrotik. Tampilan awal pertama kali mengaktifkan winbox adalah seperti berikut :

Kita tinggal pilih MAC address yang sudah terdeteksi dan klik tombol Connect. Maka akan muncul tampilan seperti di bawah :

Langkah awal yang perlu dilakaukan adalah memberi IP Address, melalui menu ip à addresses. Kemudian akan masuk ke windows yang memunculkan IP address


Untuk menambahkan ip address klik menu + , kemudian kita tuliskan ip address yang akan digunakan dan untuk ethernet nomor berapa. Setelah itu klik tombol ok


Setelah ip sudah di setting maka di daftar ip muncul nomor ip nya




Langkah selanjutnya adalah menentukan default gatewaynya, yaitu melalui menu ip à Routes , kemudian akan ditampilkan windows seperti di bawah untuk menambahkan default gateway dengan klik tombol +




Akan di tampilkan windows seperti dibawah




Isi di bagian Gateway dengan ip address default gatewaynya. Bagian Destination di isi 0.0.0.0/0 yang berarti semua routing di arahkan ke ip gatewaynya.

Setelah ip dan gateway terpasang tinggal pengetesan dengan ping gateway apabila sudah ping reply berarti sampai bagian ini sudah benar, tinggal membuat setting agar pc dari LAN lokal bisa terkonek.

Kita perlu membuat NAT dengan cara klik ip à Firewall à NAT , untuk menambah setting NAT tekan tombol +.

Kemudian bagian Src. Adress disini netwok LAN Local yang akan di NAT-kan. Bagian Out. Interface diisi ethernet dengan ip address yang berada di luar network LAN.

Pada Tab Action, di bagian Action diisi dengan Masquerade.

Kemudian tekan tombol OK . Maka setting NAT akan di tampilkan pada windows Firewall.



Setelah setting NAT udah OK, maka dari LAN internal sudah bisa terkoneksi dengan LAN lain melaui router ini.

Langkah selanjutnya adalah pengaturan bandwidth. Menu untuk mengatur bandwidth adalah pada menu Queues

.



Ada beberapa Tab pada windows Queues List :

- Simple Queues

Pada bagian ini pengaturan bandwidth dengan ketentuan yang sederhana dan besarnya bandwidth fix (64k, 128k, 256k, 512k, 1M dan 2M).

Bagian Target Address di isi ip host atau network yang berada di bawah router ini yang akan di batasi penggunaan bandwidthnya.

Di Tab Advanced, bisa di gunakan untuk membatasi bandwidth yang di gunakan oleh p2p program seperti emule, edonkey dll


- Queue Tree

Sebelum membuat Queue Tree perlu terlebih dahulu kita membuat mangle di menu Firewall. Yang perlu di buat ada dua macam : mark connection dan mark packet.

Membuat Mark Connection : Menu IP à Firewall à Mangle à +




Membuat Mark Packet : Menu IP à Firewall à Mangle à +




Setelah Marck Connection dan Mark Packet dibuat kemudian kita mulai membuat Queue Tree dengan terlabih dahulu menentukan Parent untuk download dan parent untuk Upload. Pada parent ini bisa langsung di setting besarnya bandwidth yang dialokasikan pada bagian Limit At dan Max Limit



Setelah dibuat parent baru membuat child yang ada di bawah parent tersebut



- Queue Type

Queue type adalah digunakan untuk mengatur type pembatasan bandwidth yang digunakan, khusus untuk pembagian bandwidth agar pembagian bisa merata di gunakan type pcq. Untuk menambahkan type baru dengan cara klik tombol +




Bagian Name adalah untuk memberi nama type queue yang baru, sedangkan bagian Kind type yang mau di pakai.

Tab Setting digunakan untuk mengatur bentuk distribusi paket yang akn di atur oleh type queue.




Mikrotik sebagai Bridge

Untuk instalasi awal Mikrotik sama dengan sebagai router, yang berbeda adalah kebutuhan ethernet. Khusus sebagai bridge di butuhkan 3 buah ethernet, 2 digunakan sebagai fungsi bridge dan 1 ethernet digunakan sebagai management system Mikrotiknya.

Untuk mensetting melauli menu Bridge , kemudian akan muncul windows awal setting bridge. Pertama kali kita perlu mendefinisikan awal nama bridgenya dengan cara klik tombol + pada Tab Bridges





Pada bagian ini kita tidak perlu mengubah setting yang secara default di berikan oleh Mikrotik, cukup klik tombol OK.

Kemudian kita ke Tab Ports , di bagian ini kita mendefinisikan ethernet mana saja yang akan di jadikan sebagai interface bridge.

Seperti biasa untuk menambahkan 2 Ports dengan klik tombol + dua kali, kemudian yang perlu di ubah hanya dibagian Interface saja.

Proses membuat Mikrotik sebagai Bridge sudah selesai. Untuk setting pembagi bandwidth sama dengan sewaktu sebagai router.


Read More >>> ...
 

User