Tampilkan postingan dengan label Categori Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Categori Komputer. Tampilkan semua postingan

Tips dan Cara Memperbaiki Windows XP Tanpa Instalasi Ulang.

Windows XP erorBuat yang belum bisa untuk install ulang OS di Computernya dan blum tau gimana cara memperbaiki kesalahan-kesalahan dan eror yang terdapat pada OS Windows Xp, dibawah ini ada cara-cara dan tips untuk memperbaikinya jika OS Windows XP di PC anda ngulah tanpa perlu melakukan Instalasi ulang ;)

Memperbaiki Instalasi ( Repair Install )

Jika Windows XP Anda rusak (corrupted) dimana Anda tidak mempunyai sistem operasi lain untuk booting,
Anda dapat melakukan perbaikan instalasi (Repair Install) yang bekerja sebagaimana setting (pengaturan)
yang awal. Kemudian …

  • Pastikan Anda mempunyai kunci (key) Windows XP yang valid.
  • Keseluruhan proses akan memakan waktu kurang lebih 1/2 atau 1 jam, tergantung spek komputer Anda.
  • Jika Anda dimintai password administrator, sebaiknya Anda memilih opsi perbaikan (repair) yang kedua,
    bukan yang pertama.
  • Masukkan CD Windows XP Anda dan lakukan booting dari CD tersebut.
  • Ketika sudah muncul opsi perbaikan kedua R=Repair, tekan tombol R
    Ini akan memulai perbaikan.
  • Tekan tombol F8 untuk menyetujui proses selanjutnya “I Agree at the Licensing Agreement”
  • Tekan tombol R saat direktori tempat Windows XP Anda terinstal. Biasanya C:\WINDOWS
    Selanjutnya akan dilakukan pengecekan drive C: dan mulai menyalin file-file.
    Dan secara otomatis restart jika diperlukan. Biarkan CD Anda dalam drivenya.
  • Berikutnya Anda akan melihat sebuah gambar “progress bar” yang merupakan bagian dari perbaikan,
    dia nampak seperti instalasi XP normal biasanya, meliputi “Collecting Information, Dynamic Update,

Preparing Installation, Installing Windows, Finalizing Installation

  • Ketika ditanya, klik tombol Next
  • Ketika ditanya untuk memasukkan kunci, masukkan kunci (key) Windows XP Anda yang valid.
  • Normalnya Anda menginginkan tetap berada dalam nama Domain atau Workgroup yang sama.
  • Komputer akan restart.
  • Kemudian Anda akan mempunyai layar yang sama sebagaimana pengaktifan sistem ketika instalasi normal.
  • Register jika Anda menginginkannya (biasanya tidak diperlukan).
  • Selesai ;)

Sekarang Anda bisa log in dengan account Anda yang sudah ada.

NTOSKRNL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapati pesan error bahwa “NTOSKRNL not found” / NTOSKRNL tak ditemukan, lakukan:

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Pindahlah ke drive CD Drive Anda berada.
  • Tulis: CD i386
  • Tulis: expand ntkrnlmp.ex_ C:\Windows\System32\ntoskrnl.exe
  • Jika Windows XP Anda terinstal di tempat lain, maka ubahlah sesuai dengan lokasinya.
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT
  • Selesai

HAL.DLL Rusak atau Hilang (Missing or Corrupt)

Jika Anda mendapatkan error berkenaan dengan rusak atau hilangnya file hal.dll, ada kemungkinan
file BOOT.INI mengalami salah konfigurasi (misconfigured).

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Tulis: bootcfg /list

Menampilkn isi/masukan pada file BOOT.INI saat ini

  • Tulis: bootcfg /rebuild

Memperbaiki konfigurasi dari file BOOT.INI

  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Direktori \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG rusak atau hilang

Jika Anda mendapatkan error dengan tulisan :

“Windows could not start because the following files is missing or corrupt
\WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SYSTEM or \WINDOWS\SYSTEM32\CONFIG\SOFTWARE”

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Tulis: cd \windows\system32\config
  • Berikutnya tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  • Tulis: ren software software.rusak ATAU ren system system.rusak
  • Berikutnya lagi juga tergantung di bagian mana letak terjadinya kerusakan:
  • Tulis: copy \windows\repair\system
  • Tulis: copy \windows\repair\software
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

NTLDR atau NTDETECT.COM tak ditemukan (NTLDR or NTDETECT.COM Not Found)

Jika Anda mendapati error bahwa NTLDR tak ditemukan saat booting:

  1. Untuk partisi tipe FAT

Silakan Anda melakukan booting dari disket Win98 Anda dan salinlah file NTLDR atau NTDETECT.COM
dari direktori i386 ke drive induk/akar (root) C:\

2. Untuk partisi tipe NTFS

  • Masukkan CD Windows XP dan booting dari CD tersebut.
  • Pada saat muncul opsi R=Repair yang pertama, tekan tombol R.
  • Tekan angka sesuai dengan lokasi instalasi Windows yang ingin diperbaiki yang sesuai.
  • Biasanya #1
  • Masukkan password administrator jika diperlukan.
  • Masukkan perintah berikut, dimana X: adalah alamat drive dari CD ROM Anda (Sesuaikan!).
  • Tulis: COPY X:\i386\NTLDR C\:
  • Tulis: COPY X:\i386\NTDETECT.COM C:\
  • Keluarkan CD Anda dan ketikkan EXIT

Read More >>> ...

Tips Jitu Atasi Masalah Umum Pada Komputer

3_sidebar-styler-03.jpg

PC Anda tidak mau beraksi sama sekali? Harddisk tidak terdeteksi, drive optik yang terasa lambat, monitor yang tidak optimal tampilannya, atau router yang terlalu sering hang? Jangan panik, cari solusinya di sini!
Sesekali hal ini dapat saja terjadi. Tiba-tiba PC berulah, dan tidak dapat terselesaikan dengan mudah. Meskipun Anda sudah membaca berbagai panduan troubleshooting pada manual yang tersedia. Dan hal ini juga terjadi pada Anda.

Tidak memandang situasi dan kondisi, sebuah sistem dapat berulah. Bisa saja sesaat setelah Anda melakukan update driver. Ataupun setelah melakukan penambahan perangkat tambahan pada sistem Anda. Ataupun terjadi secara tiba-tiba, tanpa peringatan ataupun pemberitahuan sebelumnya.

Dan ulasan kali ini akan membahas hal-hal tersebut di atas. Usah gelisah dan tidak perlu panik menghadapinya.

Duduk tenang, dan ikuti saja pembahasan kali ini. Semoga salah satu di antaranya adalah jawaban dari masalah yang Anda hadapi dengan PC kesayangan Anda.

Terbaru, Tidak Berarti Bebas Bug

Tidak selamanya teknologi terbaru memberikan yang terbaik untuk penggunanya. Bahkan beberapa kali kami menyaksikan sendiri, produk yang mengusung teknologi terbaru, pada batch awal juga disertai dengan perbagai masalah yang cukup memusingkan.

Sebagai contoh, motherboard dengan chipset terbaru. Inilah beberapa kasus yang sering dirasakan para anggota lab PC Media. Perlu diadakan beberapa riset skala kecil, untuk dapat menjalankan serangkaian tes dengan sempurna. Mulai dari sesekali mencari update BIOS, update driver ataupun sekadar manual ter-update dari produk yang bersangkutan.

Contoh lain adalah untuk pengujian video card. Dengan makin tajamnya persaingan ATi Radeon dan nVidia, membuat berbagai produk dengan chipset terbaru, terus berdatangan ke lab kami. Yang akhirnya memerlukan solusi patch software pengujian. Untuk dapat menjalankannya.

Lalu, bagaimana dengan yang terjadi di dalam dunia nyata? Pada penggunaan sehari-hari Anda dengan PC

Langkah Pembukaan
Seperti pada catur, langkah pertama akan sangat menentukan. Begitu juga dalam memecahkan masalah yang terjadi dengan PC Anda.

Pada subbahasan ini, akan berisi tentang langkah terpenting dalam mencoba menyelesaikan masalah dengan PC Anda. Yang terpenting adalah mencoba mengetahui, apa yang menyebabkan PC Anda berulah. Perubahan terakhir apa yang terjadi pada PC?

Hal ini sangat penting untuk diketahui secara pasti. Mengingat, hal ini akan sangat memudahkan penyelesaian yang harus dilakukan. Disesuaikan dengan kemungkinan masalah yang terjadi. Dari sini, memungkinkan untuk mempersempit kemungkinan masalah yang terjadi dengan PC Anda.

01. PC Tidak Bereaksi, Saat Tombol Power Ditekan.
Permasalahan: Anda menekan tombol power untuk mengaktifkan PC Anda, namun PC tidak menunjukkan tandatanda kehidupan. Apa yang terjadi?

Solusi: Jika hal ini terjadi pada PC Anda, ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu per satu secara bertahap.

Langkah 1: Periksa semua jaringan listrik, dari outlet AC sampai ke PSU (power supply unit) PC Anda. Apakah sudah terpasang dengan sempurna. Mulai dari memastikan switch PSU dalam posisi ON, ataupun sekiranya Anda menggunakan UPS (uniterruptable power supply) dan/atau stabilizer AVR (automated voltage regulator). Pastikan semua dalam posisi ON dan dalam keadaan berfungsi dengan baik.

Langkah 2: Jika hal tersebut bukan penyebabnya, maka kemungkinan berikutnya baru pada PC Anda. Pastikan semua kabel (terutama kabel power) dan komponen terpasang dengan baik. Caranya dengan mebuka casing, kemudian menekan-nekan kembali komponen dan konektor kabel yang ada. Adakalanya hal ini disebabkan karena konektor yang tidak terhubung dengan sempurna. Perhatikan juga ATX 12V, yang dapat ditemukan pada kebanyakan motherboard empat tahun belakangan ini. Motherboard tidak akan beraksi, tanpa catuan daya dari konektor ini.

Langkah 3: Ini akan cukup merepotkan. Lakukan pengecekan perangkat utama satu persatu. Yang dimaksud adalah CPU dan motherboard. Pastikan keduanya masih berfungsi dengan baik. Sebab katakanlah jika CPU rusak, sistem tidak akan menyala sama sekali. Demikian juga jika motherboard rusak. Terutama untuk urusan catu dayanya (MOSFET, jalur daya pada PCB dan seterusnya). Ini juga akan menyebabkan PC tidak akan bereaksi sama sekali.

02. Fan, Harddisk Terdengar Putarannya, namun Layar Monitor Tetap Gelap.
Permasalahan: PC bereaksi. Terdengar bunyi putaran kipas, dan tanda-tanda kehidupan lain dari harddisk, drive optik dan lain-lain. Namun, monitor tetap gelap.

Solusi: Fiuhh…setidaknya ini sedikit lebih baik dari masalah nomor 1. Untuk masalah ini, sebaiknya mengandalkan tanda yang diberikan POST BIOS. Pastikan speaker casing terpasang baik, sehingga Anda dapat mendengarkan POST berupa kombinasi bunyi beep yang pasti tersedia pada kebanyakan motherboard. Atau pada beberapa motherboard keluaran terbaru, juga tersedia buzzer yang terintegrasi pada motherboard.

Lebih mudah lagi jika motherboard disertai display BIOS POST code berupa dua seven segment LED, yang akan menampilkan kode hexagesimal. Sekiranya Anda tidak tahu arti dari kode tersebut (baik suara ataupun cahaya) atau bahkan kehilangan buku manual, sekali lagi tidak perlu panik. Anda dapat coba membuka situs Bios Central (http://www.bioscentral.com).

Harddisk

Menyimpan berbagai dokumen, lagu-lagu kesayangan format MP3, instalasi game 3D (yang ukurannya hingga satuan gigabyte), beberapa, bahkan mengumpulkan video download berformat DivX, atau master video digital hasil transfer dari handycam. Tidaklah aneh jika harddisk dengan cepat penuh. Menambah harddisk pun, ternyata tidak
terlepas dari beberapa masalah yang mungkin saja timbul.

03. Sistem Tidak Mengenali Harddisk Baru.
Permasalahan: Harddisk baru yang terpasang, tidak terdeteksi baik pada Windows maupun BIOS sekalipun.

Solusi: Intinya memasang dan mengonfigurasikan harddisk dengan benar. Harddisk bukan termasuk komponen yang sulit dalam proses instalasi. Namun, ada beberapa langkah yang harus dipastikan sudah dilakukan, saat memasang harddisk.

Langkah 1: Pastikan harddisk sudah mendapatkan catudaya dari PSU. Kesalahan sepele seperti ini bisa saja terjadi. Mengingat letak harddisk yang biasanya di bagian depan casing. Terkadang Anda menghubungkannya dengan cabang power dari fan, yang tidak mendapatkan pasokan daya dari PSU. Hal ini bisa juga diakibatkan minimnya jumlah konektor daya dari PSU.

Langkah 2: Pastikan setting master dan slave harddisk tepat seperti yang diinginkan. Atau jika Anda ingin memanfaatkan konfigurasi pada cable select, pastikan menggunakan konfigurasi tersebut pada kedua harddisk, lama dan baru Anda.

Langkah 3: Jika Anda menginginkan memanfaatkan konfigurasi cable select, perhatikan pemasangan kabel IDE pada harddisk. Beberapa kabel terbaru, sudah memberikan tanda khusus, untuk membantu menentukan konektor mana yang akan dianggap sebagai master, dan konektor mana yang akan dianggap sebagai slave. Jika tidak tersedia, cara paling mudah adalah dengan aturan dasar berikut. Konektor yang terletak diujung diperuntukkan sebagai master. Sedangkan konektor di tengah, akan dianggap sebagai slave.

Langkah 4: Jika itu semua belum dapat menyelesaikan masalah, maka alternatif jawabannya ada pada setting BIOS. Pada pilihan utama Integrated Peripheral, biasanya terdapat pilihan untuk IDE controller. Di sini juga terdapat pilihan untuk setting controller harddisk SATA. Sekiranya Anda mengalami masalah serupa, saat ingin menambahkan harddisk baru ber-interface SATA. Khusus untuk harddisk SATA dan Windows, jangan lupa untuk menginstalasi driver yang biasanya disertakan oleh produsen motherboard. Atau updatenya, tergantung chipset motherboard yang digunakannya.

04. Harddisk Terdeteksi, namun Tidak Dapat Dioperasikan.

Permasalahan: BIOS mendeteksi keberadaan harddisk. Namun tidak demikian dengan Windows, bahkan DOS.

Solusi: Ini bukan permasalahan besar. Yang perlu dilakukan adalah membuat partisi, dan kemudian memformat harddisk baru tersebut. Karena harddisk yang baru tersebut belum terformat dalam sebuah file system yang dapat dikenali Windows ataupun DOS. Ada beberapa kemungkinan yang dapat dilakukan dengan harddisk baru tersebut.

Kemungkinan 1: Sekiranya Anda menginginkan menginstalasi harddisk baru tersebut dengan operating system Windows 9x, maka diperlukan sedikit pengetahuan dasar tentang perintah FDISK. Untuk yang satu ini, kami sangat menyarankan untuk memanfaatkan perintah yang satu ini dengan didampingi rekan Anda yang sudah berpengalaman.

Kemungkinan 2: Jika Anda ingin menginstalnya dengan Windows 2000/XP ataupun beberapa distro Linux terbaru sekarang ini, Anda tidak usah pusing lagi berhadapan dengan perintah FDISK. Mereka menyediakan pilihan pada saat proses instalasinya. Tinggal mengikuti langkah dan pilihan yang diberikan. Setidaknya akan lebih mudah dibandingkan menggunakan perintah FDISK untuk kebanyakan orang.

Kemungkinan 3: Jika harddisk baru tersebut akan dimanfaatkan sebagai harddisk tambahan untuk penyimpanan data, hal ini akan lebih mudah. Misalnya selama ini Anda sudah menggunakan operating system Windows XP. Dengan mengguna kan user yang memiliki administrator rights Anda dapat melakukan hal berikut ini.

Cukup dengan masuk ke Disk Management. Salah satunya dengan cara klik kanan pada My Computer, pilih Manage.

Perhatikan kolom bagian kiri. Kemudian pada Storage, pilih Disk Management. Dari sini Anda dapat melihat dan mengatur harddisk baru Anda dengan lebih mudah.

Catatan: Berhati-hatilah saat menggunakan fasilitas yang tersedia pada Disk Management. Jangan sampai salah memilih harddisk. Karena data yang di dalam harddisk ataupun partisi dapat hilang. Demikian juga saat menggunakan FDISK ataupun fungsi serupa yang tersedia pada proses instalasi operating system.

05. Instalasi Harddisk Baru Ekstra Besar.
Permasalahan: Harddisk 200 GB tidak terdeteksi baik di BIOS, apalagi Windows. Padahal, langkah pada tip ke 03 dan 04 sudah dijalankan semua.

Solusi: Seiring dengan waktu dan kemajuan teknologi yang ada, maka produk massal harddisk berukuran besar sudah tersedia di pasar. Dengan harga yang terbilang terjangkau. Inti masalah ada pada penggunaan metoda LBA (Logical Block Addressing) yang digunakan. Permasalahan untuk hal di atas, biasanya disebabkan karena harddisk berukuran di atas 137 GB, menggunakan metoda LBA 48 bit.

Untuk itu, yang pertama perlu dilakukan adalah memastikan apakah BIOS yang digunakan, sudah mendukung LBA 48 bit. Sebagai contoh di sini adalah dengan menggunakan 48-bit LBA Test Program untuk Intel Application Accelerator (http://support.intel.com/support/chipsets/iaa/sb/CS-009302.htm). Cukup dengan menjalankan aplikasi sederhana 48lbachk.exe pada sistem.

Jika ternyata BIOS belum mendukung, maka diperlukan update BIOS. Perhatikan readme yang tersedia pada update BIOS. Pastikan update yang akan digunakan, dapat menyelesaikan masalah kompatibilitas harddisk LBA 48 bit.

Drive Optik
Perangkat yang satu ini mungkin sudah lama dijadikan andalan untuk urusan storage. Berikut mungkin beberapa masalah yang dapat terjadi.

06. Software Burner Tidak Berfungsi pada Drive Optik Baru.
Permasalahan: Misalnya, Anda terpaksa mengucapkan selamat tinggal pada CDRW drive lama. Dan menggantinya dengan sebuah drive burner baru. Namun Anda baru menyadari, bahwa software burner Nero andalan, tidak dapat digunakan dengan drive baru. Mengapa demikian?

Solusi: Pada awal masa jaya CD-RW drive, kebanyakan paket penjualan disertai dengan software burner. Namun, sekarang juga banyak beredar drive optik yang tidak disertai dengan software burner.

Perlu diketahui, lisensi yang diberikan OEM untuk paket penjualan. Dan dikhususkan untuk produk yang dibundle. Dan Nero memiliki proteksi, sehingga hanya dapat dimanfaatkan khusus untuk drive tersebut. Untuk terus memanfaatkannya dengan drive burner baru, cara yang paling minim biaya adalah dengan meng-upgradenya. enggunakan Nero 6 Reloaded Upgrade Downloadable Serial Number (www.nero.com, seharga US$39,99). Ini lebih murah dibanding versi lengkapnya.

07. Kecepatan Write Tidak Secepat yang Dijanjikan.
Permasalahan: Spesifikasi memang tidak menjanjikan 100% sesuai dengan kenyataan yang ada. Namun jika diperlukan waktu write hingga dua kali ataupun lebih waktu yang dijanjikan, tentu ada sesuatu yang salah. Apa penyebabnya?

Solusi: Ini mungkin tidak akan begitu banyak terasa, bahkan untuk CD-RW drive yang tercepat sekalipun. Namun, jika sudah beralih ke DVD burner drive, perbedaannya akan sangat terasa. Bisa-bisa dibutuhkan waktu lebih dari 1 jam untuk menyelesaikan menulis data pada media DVD berkapasitas 4,7 GB.

Yang perlu dipastikan adalah, baik harddisk ataupun drive optik yang digunakan, sudah bekerja pada mode Ultra DMA (Direct Memory Access).

Cara mengeceknya, pada Windows XP dengan memperhatikan Device Manager. Buka pada tree IDE controller. Dan lihat pada tab Advanced Setting. Perhatikan pada bagian Current Transfer Mode. Periksa pada masing-masing IDE controller di mana harddisk maupun drive optic terpasang.

VGA dan Display
Keduanya memang diperuntukkan untuk memanjakan mata penggunanya. Dengan VGA yang lebih bertenaga, Anda akan mendapatkan frame rate yang lebih baik. Sedangkan dengan display yang lebih baik, Anda akan mendapatkan resolusi dan refresh rate yang tidak melelahkan mata. Namun, bukan berarti keduanya bebas dari masalah.

08. Driver Video Card Tidak Terinstalasi dengan Sempurna.
Permasalahan: Kelihatannya proses instalasi driver berjalan sempurna. Namun setelah sistem restart, ada peringatan box error: “cli.exe Application Error. The application failed to initialize properly (0xc0000135). Click OK to terminate the application.” Apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya?

Solusi: Beberapa pengguna video card dengan chipset VPU ATi Radeon pernah merasakannya. Apalagi jika pernah mengupdate driver dan aplikasi pendukungnya dengan menggunakan ATi Catalyst. Sebagai informasi, ATi Catalyst yang ditujukan khusus untuk operating system Windows ini, dibuat dengan menggunakan Microsoft .NET Framework SDK.

Operating system perlu ditambahkan dengan instalasi Microsoft .NET Framework. Yang sekarang sudah tersedia adalah untuk versi 1.1.

Ini akan berguna sekiranya Anda juga akan menginstal aplikasi yang dibuat dengan memanfaatkan Microsoft .NET Framework SDK. Untuk mengatasi semua masalah, yang menyebabkan munculnya window pop up serupa.

09. Menghindari Pesan Kesalahan Saat Instalasi Update Driver VGA.
Permasalahan: Bagaimana sebaiknya melakukan update driver VGA. Karena pada beberapa kasus, sering terjadi muncul pesan kesalahan.

Solusi: Memang tidak ada perintah khusus yang disertakan pada file instaler update driver VGA, yang menyarankan untuk melakukan uninstall dari driver lama yang sebelumnya ter-install. Namun, ada baiknya Anda melakukan pembersihan operating system Anda dari driver lama yang pernah ada. Sebelum menginstalasinya dengan update terbaru yang diinginkan.

Untuk para pengguna VGA dengan chipset ATi Radeon, Anda dapat dengan mudah melakukan proses uninstall driver lama, beserta beberapa aplikasi pendukungnya. Karena ATI juga sudah menyertakan ATi CATALYST Uninstaller, yang otomatis disertakan saat proses instalasi driver ATI CATALYST.

Untuk yang lain, perlu trik tersendiri. Cukup banyak alternatif untuk membersihkan driver-driver lama. Anda dapat memanfaatkan Driver Cleaner, yang sekarang sudah tersedia Driver Cleaner 3.3, atau variannya Professional Edition (www.drivercleaner.net).

10. Memperbaiki Tampilan pada Monitor.
Permasalahan: Anda sudah memilih monitor terbaik. Katakanlah sebuah Monitor TFT-LCD, atau “sekadar” monitor CRT merk terkemuka, yang sering memenangkan review hardware. Namun tampilan yang dihasilkan tidak memuaskan. Apa yang harus dilakukan?
Solusi: Sehebat apapun setiap perangkat, tidak akan optimal tanpa konfigurasi yang optimal. Begitu juga untuk monitor.

Kebanyakan monitor LCD memiliki tombol khusus AUTO (atau sejenis), untuk konfigurasi secara otomatis. Sesuai dengan data yang dikomunikasikan antara monitor dengan video card dengan DDC. Namun kadang tidak sempurna. Kebanyakan gangguan moire masih terasa. Anda dapat menggunakan Monitor Test, dan mencoba mengalibrasikan hingga gangguan moire minim.

Untuk monitor CRT, kebanyakan pada masalah tingkat contrast dan brightness. Contrast akan mengatur kekuatan cahaya monitor. Tapi jika berlebihan akan melelahkan mata. Brightness akan memperterang. Namun jika terlalu tinggi, akan kehilangan black level. Dan pada beberapa kasus juga akan mengganggu tampilan fokus monitor.

Networking
Koneksi Internet DSL memang menawarkan kecepatan yang terbilang memuaskan. Harga penawaran paketnya beragam, dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Namun, masalah pun juga tidak terlepas darinya. Dan bukan hal yang mudah untuk membuat sebuah Internet connection yang bebas dari masalah.

11. Router Hang, dan Perlu Direstart.

Permasalahan: Awalnya, saat instalasi router, hal ini tidak pernah terjadi. Namun belakangan ini, sering kali router hang dan perlu di-restart untuk mendapat koneksi Internet pada PC yang terhubung dengan router.

Solusi: Bahkan dengan konfigurasi terbaik sekalipun, router tetap saja bisa mengalami hang. Biasanya hal ini disebabkan terlalu banyak permintaan koneksi pada waktu yang bersamaan. Dan selama ini, satu-satunya cara mengatasinya adalah dengan restart router (mematikannya dan kemudian menghidupkannya kembali).

Langkah 1: Sekiranya produsen router telah menyediakan update firmware, Anda bisa mencobanya untuk mengupdate firmware untuk memperbaiki proses routing dan mencegah crash pada router.

Langkah 2: Anda dapat melakukan tindakan pencegahan. Hal semacam ini juga bisa disebabkan karena virus, juga spyware yang menyerang PC. Jalankan antivirus dan antispyware yang telah ter-update, untuk mengecek masing-masing PC.

Langkah 3: Perhatikan aplikasi yang terinstal pada tiap PC client router tersebut. Terutama beberapa aplikasi file sharing Peer to Peer (P2P). Aplikasi semacam ini juga dapat menyebabkan hal tersebut. Jika tidak dikonfigurasikan dengan baik, software P2P bisa saja membuka sharring permission-nya, sehingga jika request terlalu banyak otomatis akan membebani kerja router Anda.

12. Koneksi dengan Wi-Fi Kadang Terputus.
Permasalahan: Koneksi network dengan menggunakan Wi-Fi, sesekali terputus secara tiba-tiba. Tanpa sebab yang jelas. Hal ini sesekali terjadi pada notebook Centrino yang sudah dilengkapi dengan koneksi Wi-Fi.

Solusi: Biasanya ini disebabkan karena power saving mode. Notebook Centrino secara default membuat fungsi ini enable dengan maksud untuk menghemat konsumsi baterai. Cara paling mudah adalah dengan menggunakan aplikasi Intel PROSet (jika tersedia).

Atau melalui properties pada device WI-Fi ethernet, pada Network Connections. Kemudian pilih Configure. Pada tab Adcanced, terdapat setting untuk mengoptimalkan konsumsi daya. Ad Hoc Transmit Power, berpengaruh dengan jarak jangkau. Sedangkan Power Management, akan menyesuaikan dengan kondisi baterai, dan waktu idle notebook. Dan secara otomatis akan menurunkan konsumsi listrik dari baterai.

Hal ini, yang kemungkinan menyebabkan koneksi Wi-Fi terputus. Jadi ada dua alternatif yang dapat dilakukan.

Pilihan 1: Setting posisi maksimal untuk kedua fungsi ini. Apalagi jika Anda tidak khawatir dengan kapasitas baterai yang tersisa. Karena tersedia tombol shortcut untuk langsung mematikan fungsi Wi-Fi di kebanyakan notebook Centrino.

Pilihan 2: Sesuaikan dengan gaya penggunaan notebook Anda. Pelajari waktu idle penggunaan notebook. Dan mencobanya sesuai dengan kebiasaan penggunaan sehari-hari. Tentunya Anda tidak ingin koneksi Wi-Fi Anda tiba-tiba terputus karena waktu idle 5 menit telah terlewati. Padahal Anda hanya meninggalkan notebook Anda, untuk sekadar ke WC ataupun membuat secangkir kopi hangat.

Read More >>> ...

Ketik 10 jari / Typing Tutor

ketik-10-jari-typing-tutor

Sekarang kaya perlu bngt uda bisa ngetik cepat pake 10 jari. Masa seh kalo mau ngetik satu halaman aja harus makan waktu sampe satu jam. he he hue hue :D Daripada kita ikutan kursus ato les yang mahal mending kita latihan aja ndiri di PC kita. Downlaod aja software-a di bawah ini :D

Ada dua buah software latihan-a, terserah pilih yg mana, tp lebih bagus diambil ajah tuh dua2-a :D

TYPING TUTOR 1.1.8

TYPING SKILLS

Read More >>> ...

Situs Penyedia Driver Komputer

situs-terbaik-penyedia-driver-komputer

Mungkin kita pernah mengalami hal seperti punya komputer lama dan ketika ingin meng-instalasi ulang OS-nya, ternyata driver CD -nya uda hilang atau dijual kalee :D. Atau waktu kita beli komputer second yang tidak ada driver-nya.

Weits, tapp jangan bingung dulu, sekarang ada solusinya, asal kita rajin ke warnet atau pinjam komputer teman, kantor atau siapapun yang terhubung ke internet dan kunjungi situs ini :D promosi dikit :D , kita kemungkinan besar akan mendapatkan driver-nya kembali. Karena ada beberapa situs yang enyediakan driver-driver lama sampai dengan yang baru seperti driver VGA, Sound Card, Network Card, CD/DVD-ROM/RW dan lain-lain.

Berikut situs-situs yang menyediakan driver tersebut yang dianggap terbaik, cukup lengkap dan patut direkomendasikan kepada kamu:

1. Driver Guide - Situs ini bisa dibilang situs yang lengkap karena menawarkan driver yang beragam untuk banyak device dan sudah mendapat banyak penghargaan seperti dari PC Magazine dan PC World. Anda mesti mendaftar terlebih dahulu untuk dapat men-download driver yang anda cari - Jumlah Drivers, firmware, utilities, and manuals ada sekitar 438,458 - Ada fasilitas wizard buat search driver - Member join free - Free software (toolkit, repair, utility) untuk di download

2. Driver Zone - Situs ini menawarkan pencarian driver yang lebih simple dan efisien tanpa perlu mendaftar terlebih dahulu. Situs ini semacam search engine seperti google dalam mencari driver yang dibagi menjadi 2 cara pencarian, yang pertama adalah mencari nama perusahaan pembuat hardware dan yang kedua mencari nama atau nomor seri produk yang anda cari driver-nya. Selain itu anda bisa langsung meng-klik icon driver yang anda cari langsung untuk pencarian secara manual

3. Driver Files - Situs ini hampir sama dengan situs Driver Zone dengan menawarkan driver gratis tanpa bayar dan tidak perlu registrasi, cukup anda cari langsung dengan fasilitas pencariannya ataupun secara manual. Anda juga dapat men-download software Driver Detective yang digunakan untuk mengecek driver mana yang rusak atau bermasalah secara gratis. Anda juga dapat mengirim atau meminta driver kalau anda tidak menemukan driver yang anda cari

Read More >>> ...

Shortcuts For Windows

shortcuts-for-windows

Windows XP Shortcuts:

  • ALT+- (ALT+hyphen) Displays the Multiple Document Interface (MDI) child window’s System menu
  • ALT+ENTER View properties for the selected item
  • ALT+ESC Cycle through items in the order they were opened
  • ALT+F4 Close the active item, or quit the active program
  • ALT+SPACEBAR Display the System menu for the active window
  • ALT+TAB Switch between open items

  • ALT+Underlined letter Display the corresponding menu
  • BACKSPACE View the folder one level up in My Computer or Windows Explorer
  • CTRL+A Select all
  • CTRL+B Bold
  • CTRL+C Copy
  • CTRL+I Italics
  • CTRL+O Open an item
  • CTRL+U Underline
  • CTRL+V Paste
  • CTRL+X Cut
  • CTRL+Z Undo
  • CTRL+F4 Close the active document
  • CTRL while dragging Copy selected item
  • CTRL+SHIFT while dragging Create shortcut to selected iteM
  • CTRL+RIGHT ARROW Move the insertion point to the beginning of the next word
  • CTRL+LEFT ARROW Move the insertion point to the beginning of the previous word
  • CTRL+DOWN ARROW Move the insertion point to the beginning of the next paragraph
  • CTRL+UP ARROW Move the insertion point to the beginning of the previous paragraph
  • SHIFT+DELETE Delete selected item permanently without placing the item in the Recycle Bin
  • ESC Cancel the current task
  • F1 Displays Help
  • F2 Rename selected item
  • F3 Search for a file or folder
  • F4 Display the Address bar list in My Computer or Windows Explorer
  • F5 Refresh the active window
  • F6 Cycle through screen elements in a window or on the desktop
  • F10 Activate the menu bar in the active program
  • SHIFT+F10 Display the shortcut menu for the selected item
  • CTRL+ESC Display the Start menu
  • SHIFT+CTRL+ESC Launches Task Manager
  • SHIFT when you insert a CD Prevent the CD from automatically playing
  • WIN Display or hide the Start menu
  • WIN+BREAK Display the System Properties dialog box
  • WIN+D Minimizes all Windows and shows the Desktop
  • WIN+E Open Windows Explorer
  • WIN+F Search for a file or folder
  • WIN+F+CTRL Search for computers
  • WIN+L Locks the desktop
  • WIN+M Minimize or restore all windows
  • WIN+R Open the Run dialog box
  • WIN+TAB Switch between open items

Windows Explorer Shortcuts:

  • ALT+SPACEBAR - Display the current window’s system menu
  • SHIFT+F10 - Display the item’s context menu
  • CTRL+ESC - Display the Start menu
  • ALT+TAB - Switch to the window you last used
  • ALT+F4 - Close the current window or quit
  • CTRL+A - Select all items
  • CTRL+X - Cut selected item(s)
  • CTRL+C - Copy selected item(s)
  • CTRL+V - Paste item(s)
  • CTRL+Z - Undo last action
  • CTRL+(+) - Automatically resize the columns in the right hand pane
  • TAB - Move forward through options
  • ALT+RIGHT ARROW - Move forward to a previous view
  • ALT+LEFT ARROW - Move backward to a previous view
  • SHIFT+DELETE - Delete an item immediately
  • BACKSPACE - View the folder one level up
  • ALT+ENTER - View an item’s properties
  • F10 - Activate the menu bar in programs
  • F6 - Switch between left and right panes
  • F5 - Refresh window contents
  • F3 - Display Find application
  • F2 - Rename selected item

Internet Explorer Shortcuts:

  • CTRL+A - Select all items on the current page
  • CTRL+D - Add the current page to your Favorites
  • CTRL+E - Open the Search bar
  • CTRL+F - Find on this page
  • CTRL+H - Open the History bar
  • CTRL+I - Open the Favorites bar
  • CTRL+N - Open a new window
  • CTRL+O - Go to a new location
  • CTRL+P - Print the current page or active frame
  • CTRL+S - Save the current page
  • CTRL+W - Close current browser window
  • CTRL+ENTER - Adds the http://www. (url) .com
  • SHIFT+CLICK - Open link in new window
  • BACKSPACE - Go to the previous page
  • ALT+HOME - Go to your Home page
  • HOME - Move to the beginning of a document
  • TAB - Move forward through items on a page
  • END - Move to the end of a document
  • ESC - Stop downloading a page
  • F11 - Toggle full-screen view
  • F5 - Refresh the current page
  • F4 - Display list of typed addresses
  • F6 - Change Address bar and page focus
  • ALT+RIGHT ARROW - Go to the next page
  • SHIFT+CTRL+TAB - Move back between frames
  • SHIFT+F10 - Display a shortcut menu for a link
  • SHIFT+TAB - Move back through the items on a page
  • CTRL+TAB - Move forward between frames
  • CTRL+C - Copy selected items to the clipboard
  • CTRL+V - Insert contents of the clipboard
  • ENTER - Activate a selected link
  • HOME - Move to the beginning of a document
  • END - Move to the end of a document
  • F1 - Display Internet Explorer Help

Run Commands to access the control panel:

  • Add/Remove Programs control appwiz.cpl
  • Date/Time Properties control timedate.cpl
  • Display Properties control desk.cpl
  • FindFast control findfast.cpl
  • Fonts Folder control fonts
  • Internet Properties control inetcpl.cpl
  • Keyboard Properties control main.cpl keyboard
  • Mouse Properties control main.cpl
  • Multimedia Properties control mmsys.cpl
  • Network Properties control netcpl.cpl
  • Password Properties control password.cpl
  • Printers Folder control printers
  • Sound Properties control mmsys.cpl sounds
  • System Properties control sysdm.cpl

Run Commands:

  • compmgmt.msc - Computer management
  • devmgmt.msc - Device manager
  • diskmgmt.msc - Disk management
  • dfrg.msc - Disk defrag
  • eventvwr.msc - Event viewer
  • fsmgmt.msc - Shared folders
  • gpedit.msc - Group policies
  • lusrmgr.msc - Local users and groups
  • perfmon.msc - Performance monitor
  • rsop.msc - Resultant set of policies
  • secpol.msc - Local security settings
  • services.msc - Various Services
  • msconfig - System Configuration Utility
  • regedit - Registry Editor
  • msinfo32 _ System Information
  • sysedit _ System Edit
  • win.ini _ windows loading information(also system.ini)
  • winver _ Shows current version of windows
  • mailto: _ Opens default email client
  • command _ Opens command prompt

Read More >>> ...

Panduan Lengkap: XP Tampilan Vista

Software, TUTORIAL - 19 Mar 2009

Bosan dengan tampilan Windows XP yang begitu-begitu saja? Bagaimana kalau kita ubah menjadi mirip Windows Vista. Ikuti caranya. Catatan: Hal-hal yang di-update dalam tutorial ini: UXTheme Patch untuk XP SP3, Multipatcher untuk XP SP3, dan ada pilihan untuk mengunduh semua file patch sekaligus.

Tampilan sistem operasi teranyar Microsoft, Windows Vista memang mempesona. Berbagai fitur baru seperti Windows Sidebar, User Account Control (UAC), Parental Control, SuperFetch dan ReadyBoost memberikan nilai tambah bagi para penggunanya. Namun ada satu fitur yang sangat menonjol bernama Windows AERO yang dapat membuat Windows Vista hadir dengan penampilan window yang transparan (seperti kaca), animasi pada icon beresolusi tinggi, juga fitur eye candy yang mungkin sudah tidak asing lagi bagi para pengguna Mac OS X.

Tampilan Windows Vista yang menonjolkan efek gelas kaca membuat banyak orang bertanya, apakah tampilan tersebut bisa diwujudkan dalam versi Windows sebelumnya seperti Windows XP. Sebab sebagian pengguna Windows XP masih enggan beralih ke Windows Vista karena dukungan driver untuk beberapa hardware belum ada. Selain itu, berbagai software yang sering digunakan masih banyak yang belum berjalan sempurna di dalam lingkungan Windows Vista. Belum lagi tuntutan Windows Vista yang haus memori dan hardware berspesifikasi tinggi.

Untunglah harapan menikmati tampilan Vista di Windows XP bisa menjadi kenyataan. Ada beberapa software yang dirancang khusus untuk mengubah tampilan Windows XP menjadi mirip Vista. Kebanyakan software itu sangat mudah menjalankannya sebab hanya memerlukan sekali instalasi dan restart. Namun satu hal yang harus diwaspadai, data-data penting sebaiknya di-backup sebelum menjalankan software-software tersebut.

Tulisan ini menawarkan dua cara untuk mengubah tampilan Windows XP lama menjadi bercitarasa Vista. Cara pertama (memodifikasi uxtheme.dll) tidak terlalu membebani sistem Windows namun sedikit ngejelimet sedangkan cara kedua relatif mudah sebab hanya dengan beberapa kali klik tampilan Windows yang tadinya membosankan berubah menjadi lebih sedap dipandang. (UnitedFool.com)

CARA PERTAMA

Ada baiknya kita mencoba yang sulit lebih dulu untuk memahami bagaimana cara bekerja Windows menampilkan visual style-nya. Theme standar yang disediakan Windows XP Home atau Pro dikendalikan oleh uxtheme.dll yang menerjemahkan file theme bernama MSStyles. Rupanya, dengan memodifikasi file uxtheme.dll, tampilan Vista bisa hadir dalam Windows XP. Tidak hanya itu, berbagai theme (MSStyles) bisa diunduh dari internet, entah itu tampilan mirip MacOS, Linux, dan sebagainya. Silakan ikuti cara ini dengan catatan Anda sudah melakukan backup data-data penting sebelumnya untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Download File yang Diperlukan

  1. Periksa Windows XP Service Pack apa yang Anda gunakan. Tekan tombol keyboard berlogo Windows + tombol Pause/Break secara bersamaan untuk membuka jendela system properties. Di situ akan terlihat Service Pack apa yang Anda gunakan, misal Service Pack 2.
  2. Download lalu unzip file uxtheme.dll yang diperlukan. Jika Anda menggunakan:
  1. Anda perlu mengunduh lalu unzip Replacer dari http://www3.telus.net/_/replacer/ (unduh stable version) atau dari http://rapidshare.com/files/109536407/Replacer.zip. Replacer dengan cerdik mengganti system files bawaan Windows dan melakukan backup agar bisa kembali ke system files asli seandainya proses pergantian bermasalah.

*Note: Bila Anda meng-uprade XP dari SP1 atau XP SP2 menjadi XP SP3, file UXTheme yang sudah Anda patch sebelumnya menjadi tidak berfungsi dan Anda tidak bisa menggunakan theme buatan pihak ketiga. Anda harus melakukan patch ulang UXTheme yang diperuntukkan untuk XP SP3.

Mengganti File Uxtheme.dll

  1. Klik dua kali file Replacer (replacer.cmd).
  2. Replacer - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista

  3. Anda akan diminta untuk melakukan drag dan drop uxtheme.dll asli yang terdapat dalam folder system32 (biasanya C:\WINDOWS\system32\uxtheme.dll). Drag dan drop uxtheme.dlll ke dalam jendela replacer.
  4. Tekan Enter.
  5. Setelah itu Anda akan diminta melakukan drag dan drop file uxtheme.dll pengganti yang sudah Anda download sebelumnya ke dalam jendela Replacer. Pastikan file uxtheme.dll yang Anda drop sesuai dengan XP Service Pack yang Anda gunakan.
  6. Anda akan dimintai konfirmasi apakah akan mengganti file itu atau tidak. Bila Anda yakin langkah yang diambil sudah benar tekan Enter.
  7. Replacer akan mengganti file uxtheme.dll lama dengan yang baru. Setelah itu restart komputer Anda.
  8. Selamat! Sekarang Anda bisa menggunakan themes buatan orang lain yang bertebaran di internet di komputer Anda.
  9. Oh ya, vista theme-nya download dimana? Silakan download 3 vista theme terbaik yang sudah UF pilih di http://rapidshare.com/files/109539190/vista_theme_xp.zip, unzip, lalu taruh tiga folder theme itu di C:\WINDOWS\Resources\Themes. Untuk mengubah theme, klik kanan di Desktop > Properties > Appearances tab > Windows and buttons.

Catatan: Kalau cara ini belum berhasil jangan berhenti. Download Multipatcher 6.0 (XP SP1, XP SP2, XP SP3) dari http://rapidshare.com/files/172865602/multipatcher_6.0.zip. Unzip lalu eksekusi file-nya. Ikuti perintah yang ada saat instalasi lalu restart.

MENGUBAH WINDOWS EXPLORER

Vista Styler - Mengubah Windows Explorer Menjadi Mirip Vista

Agar tampilan Vista di Windows XP semakin meyakinkan, kita juga perlu mengubah tampilan Windows Explorer menjadi mirip Vista. Caranya mudah, cukup dengan menginstal program Vista Styler. Pilihan skinnya juga banyak. Namun, skin yang paling cocok dan nyaman digunakan adalah skin VistaColor V2 (lihat gambar di atas). Skin-nya ditaruh di Program Files\Styler\TB\skins\Styler’s. Untuk program dan kumpulan skinnya bisa Sobat UF download di http://rapidshare.com/files/109693490/Styler_1.401.zip.

———————————————————————————————————
DOWNLOAD CARA PERTAMA DALAM SATU FILE (All in One): UXtheme.dll Patch, Multipatcher, Replacer, Vista Themes, Vista Styler
———————————————————————————————————

CARA KEDUA

Cara kedua relatif lebih mudah karena hanya menginstal software yang sudah dirancang sedemikian rupa agar bisa mengubah tampilan Windows XP menjadi mirip Vista. Lakukan backup data penting lebih dulu sebelum menggunakan software-software yang disebutkan dalam tulisan ini. Selain mengubah tampilan Windows XP menjadi mirip Vista, software-software ini juga mengubah hampir semua lingkungan Windows termasuk logon screen, system tray icons, dan sebagainya. Selamat mencoba dan silakan pilih mana yang cocok untuk Anda.

SOFTWARE GRATIS

Vista Transformation Pack 9.0.1 (Updated)
Vista Transformation Pack - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista

Download: softpedia.com/get/System/OS-Enhancements/Vista-Transformation-Pack.shtml
Besar File: Sekitar 28 MB
Software ini menawarkan banyak modifikasi di Windows XP mulai dari logon screen, icon-icon baru bahkan Windows Media Player Skins. Modifikasi ini membuat suasana Vista sangat terasa di Windows XP. Untuk memudahkan pengoperasian disediakan Configure User Accounts agar pengguna bisa memilih opsi apa yang ingin digunakan termasuk menginstal software pendukung lainnya seperti LClock, Thoosje’s Sidebar atau VisStart.

Vista Anthracite 1.31 Lite (Updated)
Vista Anthracite - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista

Dalam versi terbarunya ini, Anda bisa memiliki dua pilihan untuk Logon Screens. Selain itu ada ratusan icon, image dan animasi yang diperbaharui dan dioptimalkan. Artinya, semua icon, image dan animasi standar bawaan Windows XP diubah menjadi mirip Vista.

BricoPack Vista Inspirat Ultimate 2.1.0
BricoPack Vista Inspirat Ultimate - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista
Download: softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Themes/Universal-Vista-Inspirat-Brico-Pack.shtml
Besar File: Sekitar 28 MB
BricoPack Vista Inspirat yang sudah banyak diulas di berbagai majalah ini juga mengubah Windows icons, logon dan visual style Windows XP menjadi mirip Vista. Pastikan Anda mengikuti dengan benar instruksi yang diberikan agar Windows tidak menjadi bermasalah. Produk lainnya yang bisa dicoba dari situsnya adalah Brico Pack Crystal XP dan Brico Pack Longhorn Inspirat.

VistaMizer 2.5.2.0 (Updated)
VistaMizer - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista
Download: softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Themes/VistaMizer.shtml
Besar File: Sekitar 17 MB
Software ini bisa mengubah Windows XP, MCE atau Server 2003 menjadi mirip Vista dengan mengubah sedikitnya 380 file yang terdiri dari icon, image dan animasi yang sudah dimodifikasi. Sistem instalasi sudah didesain sedemikian rupa sehingga VistaMizer bisa di-uninstall bila pengguna ingin kembali ke tampilan Windows XP yang lama. Kalaupun Anda melakukan Windows Updates, VistaMizer akan memilah file sistem apa saja yang sudah di-update dan hanya memodifikasi file-file pilihan tersebut. Semuanya itu bisa dilakukan lewat program ekstra yang ada di VistaMizer.

SOFTWARE BERBAYAR

WindowBlinds 6.3 Build 109 (UPDATED)
WindowBlinds - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista
Download: stardock.com/products/windowblinds/downloads.asp
Besar File: Sekitar 16 MB
Software yang satu ini cukup terkenal karena mendapat dukungan yang luas dari para penggunanya. Anda bisa mendowload ribuan theme lainnya yang mengambil rupa Linux, Mac OS X, dan sebagainya dari situs wincustomize.com. Satu kelebihan yang paling menonjol dibandingkan software-software gratis yang disebutkan sebelumnya adalah kemampuannya menampilkan efek kaca (glass) transparan yang benar-benar mirip dengan Vista.

StyleXP 3.19 (Old Version, Bermasalah/Tidak Jalan di XP SP3)
StyleXP - Mengubah Windows XP Menjadi Mirip Vista
Download: tgtsoft.com/download.php atau softpedia.com/get/Desktop-Enhancements/Themes/Style-XP.shtml
Besar File: Sekitar 18-22 MB
Menurut pembuatnya, StyleXP bukanlah skinning engine sebab software ini hanya memanfaatkan lebih jauh built-in visual style engine buatan Microsoft. Software ini menawarkan berbagai tool mulai dari mengubah wallpaper, logon screen, icon dan sebagainya. Ribuan theme-nya bisa didownload di www.themexp.org dan skinbase.org

Read More >>> ...

Tutorial Instal Windows XP

Yang harus diperhatikan dalam menginstal/menginstal ulang windows xp :

1.Siapkan Cd Instal Windows XP yang bootable (cd windows xp yang bisa booting/bootable).
Jika Cd windows xp tidak bootable maka anda terlebih dahulu harus menginstal windows 98, lalu baru menginstal windows xp biasa (seperti menginstal program)
Ingat dan catat serial numbernya.
2.Yang pasti computer anda ada cd roomnya, he..he…he….
3.Backup data/documents apa saja yang menurut anda penting yang ada didalam drive C ke drive lainnya misal ke drive D.
Karena semua data/program yang ada didalam drive C semuanya akan hilang, kecuali anda merepair/memperbaiki maka data/program yang ada di drive C tidak akan hilang
4.Siapkan Cd driver yang dibutuhkan oleh computer anda, seperti driver motherboat, sound, dan driver VGA card
5.Jika anda perokok siapkan rokok terlebih dahulu supaya tidak bosen, karena instalasi memakan waktu kurang lebih setengah jam (tergantung kecepatan computer anda)
6.Jika anda belum Sholat, lebih baik Sholat dulu karena biasanya kalau didepan computer orang akan lupa segalanya, dan jangan lupa berdo’a supaya proses instalasi ini berjalan seperti yang anda inginkan…..amin.

Proses Instalasi :
1.Masukan CD installer Windows Xp kedalam Cd room anda.
2.Restar computer.
3.pilih booting awal ke Cd room
Untuk mengganti booting awal ke cd room anda bisa masuk ke bios dengan cara restart computer lalu tunggu tulisan Pres Del to enter setup, dan anda harus menekan tombol Del yang ada di keyboard. Otomatis tampilan layar monitor akan menuju bios biasanya warna biru, kemudian anda cari sub menu yang memanagement booting (biasanya sub menu advance bios feature-boot sequence).
Jika Motherboat anda keluaran terbaru untuk mengganti booting awal ke cd room anda cukup menekan tombol F8 atau F10 atau F11, tentunya setelah anda restart.
Jika anda masih belum mengerti tanyakan pada teman anda yang menurut anda mengetahui sedikit banyak tentang cara mengganti booting awal ke cd room.
Dan jika teman anda pun gak ada yang mengerti, sebaiknya tutup artikel ini, lalu anda cuci kaki dan gosok gigi kemudian tidur saja.
4.Setelah proses booting berhasil kemudian ada tulisan pres any key to boot from cd, maka anda harus menekan salah satu tombol di keyboard anda (misal tekan enter), setelah itu layar computer otomatis menjadi warna biru.
5.Anda akan berada pada layar window setup (tulisan window setup berada dipojok kiri atas), tunggu

6.kemudian muncul layar window xp proses setup (tulisan ini juga berada pada pojok kiri atas).dilayar ini anda akan dihadaokan pada pilihan seperti :
To setup window xp press ENTER
To repair winows xp installing using recovery……, press R
To quit setup……… press F3
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER
7.Lalu anada dihadapkan pada layar window xp licenci agreement
Pada layar ini anda pilih/tekan F8
8.Kemudian anda dihadapkan lagi pada layar windowxp process setup, dilayar ini terdapat juga pilihan-pilihan seperti :
To repair, press R
To continue , press ESC (escape)
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang kedua yaitu anda tekan ESC.
9.Kemudian anda dihadapkan lagi pada pilihan-pilihan, seperti :
To setup, press ENTER
To create……., Press C
To delete……., Press D
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan ENTER
10.Kemudian anda juga akan dihadapkan kembali pada pilihan-pilihan, seperti :
To Continue, Press C
To Select Different….., Press ESC
Pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan C
11.Lalu ada pilihan-pilihan lagi, seperti :

……….NTFS (Quick)
……….FAT (Quick)
……….NTFS
……….FAT
……….Confert to NTFS/FAT
……….Leave No Change.

Pada pilihan-pilihan tersebut terserah anda mau pilih yang mana tergantung anda apakah mau memakai system NTFS atau sytem FAT
Tetapi penulis biasanya memakai sytem FAT, karena FAT bisa dibaca pada System Windows 98.
Jadi pada pilihan tersebut diatas, pilih pilihan ke dua yaitu memakai System FAT. Tuliasan Quick berarti saat anda memformat Drive C tersebut Prosesnya Cepat.
12.Kemudian anda dahadapkan lagi pada pilihan-pilihan seperti :
To Format, Press F
To Select…, Press ESC
pada pilihan-pilihan tersebut anda pilih pilihan yang teratas yaitu anda tekan F
13.Lalu tekan ENTER, ENTER……
14.Anda tunggu Proses tersebut.
15.Nanti pada saat kurang lebih pada menit ke 33 akan muncul windows baru yaitu system meminta Serial Number, Waktu dan Area/Zona (pada saat memilih area/zona pilih GMT+7 yaitu area Jakarta)…..next
16.Tunggu Proses Instalasi……….
17.Pada Saat Komputer Restart anda jangan menekan apa-apa sampai proses instalasi tersebut selesai.
18.Setelah proses instalasi selesai, kemudian anda install Drivernya.
19.Selesai
20.Baca Alhamdulillah.

Read More >>> ...

10 langkah Instalasi Windows XP Menggunakan USB

Pembaca, saat ini, keberadaan laptop mungil tengah menawan hati sebagian besar pengguna komputer jinjing. Bagaimana tidak? Walaupun terkadang spesifikasi sebuah subnotebook tidak semumpuni notebook-notebook berukuran lebih besar, ukurannya yang mini dan kemampuannya yang dapat mengakomodasi kebutuhan berkomputer sehari-hari menjadikan subnotebook sebagai salah satu gadget yang sangat diminati, disamping harganya yang lebih terjangkau, tentu saja.

Nah, salah satu usaha produsen subnotebook untuk “merampingkan” produknya adalah dengan meniadakan perangkat optical drive, seperti CD-ROM/RW atau DVD-ROM/RW. Komponen yang digunakan untuk mengakses keping CD atau DVD ini memang cukup menyita ruang dan sumber daya.

Sebagai konsekuensinya, pemilik subnotebook tak dapat mengakses CD atau DVD di subnotebook-nya, atau terpaksa membeli external optical drive yang tetap dijalankan via port USB yang tersedia.

Salah satu masalah yang timbul akibat ketidaktersediaan optical drive pada subnotebook adalah kesulitan saat hendak melakukan instalasi aplikasi ataupun sistem operasi. Tak jarang pengguna harus menyalin aplikasi atau sistem operasi yang hendak di-install ke dalam USB flash disk, atau mencolok external optical drive dan melakukan instalasi seperti biasa. Namun, tentu saja hal ini sangat merepotkan, mengingat tak banyak pengguna awam yang mengetahui prosedur instalasi aplikasi atau sistem operasi via flash disk, dan harga sebuah external optical drive yang tidak murah.

Contoh kasus, andaikan kita hendak mengganti sistem operasi Xandros Linux yang terpasang di subnotebook Asus Eee PC dengan Windows XP, maka kita harus menginstal via external optical drive. Mungkin tak terlalu memusingkan bagi Anda yang punya cukup dana untuk membeli sebuah external optical drive, namun bagaimana dengan Anda yang sejak awal ingin berhemat dengan membeli subnotebook?

Nah, lewat artikel ini penulis ingin berbagi tips membuat modul instalasi Windows XP menggunakan media USB flash disk, yang tentunya akan menghemat biaya dan menjadikan pembaca lebih pintar. Modul instalasi ini tak hanya dapat diimplementasikan dalam instalasi ke subnotebook saja, tapi juga dapat diaplikasikan pada komputer mana pun yang sudah memiliki fitur untuk booting via USB.

“Gampang! Tinggal salin file instalasi Windows XP ke flash disk!” Mungkin itu yang terlintas di benak Anda, tapi percayalah bahwa membuat modul instalasi Windows XP tidak semudah itu. Namun jangan khawatir, karena dengan mengikuti langkah-langkah berikut, proses pembuatan modul instalasi Windows XP pun tak terlalu sulit dilakukan.

Yang Harus Disiapkan:

1. Sebuah komputer yang dilengkapi optical drive (CD atau DVD) dan port USB yang dapat bekerja dengan baik.
2. Sebuah USB flash disk berkapasitas 1 atau 2 GB.
3. CD instalasi Windows XP.
4. Aplikasi pembuat modul instalasi (USB_PREP8 dan PEtoUSB) yang dapat diunduh cuma-cuma melalui link http://www.sendspace.com/file/7n781n
5. Do’a dan keberanian!

Langkah-langkah Pembuatan:

1. Tancapkan USB flash disk ke salah satu port USB. Ingat-ingat posisi drive-nya. Apakah F:, G:, H:, dan sebagainya.

2. Saat Anda berada di posisi normal (desktop), masukkan CD instalasi Windows XP ke optical drive. Jika komputer menjalankan proses instalasi secara otomatis, batalkan saja dan tutup semua aplikasi yang tengah berjalan.

3. Unduh dan ekstrak aplikasi yang penulis berikan. Saran penulis, ekstrak seluruh isinya ke sebuah folder, semisal C:\USB.

4. Selanjutnya, buka folder di mana Anda mengekstrak aplikasi modul pembuat instalasi, kali ini kita ambil contoh C:\USB.

5. Jalankan file bernama “usb_prep8.bat” maka di layar monitor akan tampak jendela Command Prompt berisi macam-macam perintah. Jika sudah muncul tulisan “Press any key to continue,” tekan sembarang tombol untuk konfirmasi.

6. Di layar akan muncul jendela PEtoUSB yang meminta Anda memformat USB flash disk Anda. Tak perlu mengubah setting apa pun, langsung klik Start untuk mulai proses format. Jawab konfirmasi sesuai kebutuhan Anda.

7. Jika sudah selesai, tutup jendela PEtoUSB (jangan menutup jendela Command Prompt yang tadi terbuka ketika Anda menjalankan usb_prep8.bat), maka di layar akan muncul opsi-opsi dari 0 hingga 5.

8. Gunakan opsi 1 untuk memilih sumber file instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk. Disini, tentukan di drive mana Anda menyimpan instalasi Windows XP. Pilih saja optical drive di mana sudah ada CD Windows XP di dalamnya, atau pilih folder pilihan Anda jika Anda telah menyalin file instalasi Windows XP ke folder tertentu.

9. Pilih opsi 3 untuk menentukan di mana Anda mencolok flash disk. Kalau flash disk Anda berada di drive F:, maka ketik F dan tekan ENTER. Jika drive G: maka ketik G dan tekan ENTER, begitu seterusnya berlaku untuk drive lain.

10. Selanjutnya pilih opsi 4 untuk mulai proses pembuatan modul instalasi yang nantinya akan disalin ke flash disk secara otomatis. Jawab apa pun konfirmasi yang muncul dengan Y atau YES atau OK atau bentuk persetujuan lain.

Selesai! Kini flash disk Anda telah siap digunakan untuk instalasi Windows XP! Silahkan melakukan setting pada BIOS subnotebook Anda, dan pilih Removeable Disk (atau apa pun nama lainnya) sebagai media pertama yang dijalankan saat booting.

Mengingat teknik instalasi semacam ini juga tersedia di internet, Anda juga bisa mencarinya via mesin cari. Selamat mencoba…!

Read More >>> ...

19 Themes untuk Windows XP 2009

REVIEW, Software - 20 Mar 2009

Artikel berjudul “Panduan Lengkap: XP Rasa Vista (Updated)” kelihatannya sangat diminati oleh para pembaca situs Untukku.com. Untuk menambah koleksi themes yang sudah teman-teman miliki, ada 19 themes yang bisa di-download. Beberapa themes yang rekomendasikan untuk dicoba: StrangeWorld dan LegendsIII (hijau), LegendsIV (merah), AmberGlow (coklat), Dazzle dan Spectra (biru).

Semua themes sudah dalam format .exe. Artinya, Anda tinggal klik file-nya dan themes akan dimasukkan secara otomatis ke dalam folder ‘C:\Windows\Resources\Themes’. Jangan khawatir, semua themes sudah diujicoba dan bebas virus. Kalau Anda berminat, silakan download ‘19 Themes for Windows XP 2009′ di rapidshare.

Read More >>> ...

Tips Mempercepat Shutdown Windows

Software, TUTORIAL - 11 Jan 2009

Tweaking ini fungsinya untuk mengurangi waktu tunggu ketika Windows menerima instruksi untuk ShutDown.

1. Klik Start…Run, lalu ketikkan regedit dan tekan enter…..

2. Masuk ke HKEY_CURRENT_USER\ControlPanel\Desktop

3. Klik Ganda key WaitToKillAppTimeout

4. Perkecil nilainya menajadi 1000, lalu klik OK

5. Klik ganda key HungAppTimeout dan ubah nilainya menjadi 100, lalu klik OK.

6. Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Control

7. Klik ganda WaitToKillServiceTimeout, lalu ubah nilainya menjadi 1000

8. Klik OK….Resttttaarrrtt!……

Read More >>> ...

Tips Mempercepat Waktu Boot

Software, TUTORIAL - 14 Jan 2009

Tweaking ini cuma untuk memastikan fitur Defragmentasi (menata file-file yang relevan dengan booting secara berurutan) pada saat komputer anda booting telah diaktifkan…

1. Klik Start Menu..Run, lalu klik regedit….tekan enter

2. Masuk Ke HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Dfrg\BootOpt imizeFunction

3. Cari Key Enable di bagian kanan. Jika isinya bukanY maka klik ganda key ini.

4.Ketikkan Y pada Value data, lalu klik OK.

5. Restart Komputer

Read More >>> ...

Tips Mempercepat Loading Program

Software, TUTORIAL - 12 Jan 2009

Tweaking ini dapat berjalan untuk sebagian besar program jadi klo tweakingnya gagal jangan salahin saya..salahin programnya

1. Klik kanan Shorcut Program yang diinginkan, lalu klik properties

2. Pada kotak target, tambahkan /prefetch:1 diakhir path program (jangan lupa tanda trema (”) berada pada akhir kalimat)

3. Klik OK

Read More >>> ...

Mempercepat Booting Win-XP

Software, TUTORIAL - 10 Feb 2009

Pertama nemu tutorial ini jadi penasaran gimana hasilnya, eh pas dicoba ternyata boljug. Habis… suka kesel juga sih sewaktu nungguin login page yang lama ngilang Argh….

Ikutin aja cara ini:

1. Buka aplikasi Notepad (C:\WINDOWS\NOTEPAD.exe).
2. Ketik: “del c:\windows\prefetch\ntosboot-*.* /q” (tanpa tanda kutip) lalu save as dengan nama file “ntosboot.bat” ke dalam C:\.

3. Dari START menu, jalankan “Run…” dan ketik “gpedit.msc”.

4. Setelah muncul kotak Group Policy, di kotak sebelah kiri bagian Computer Configuration klik dua kali Windows Settings lalu klik lagi pilihan Scripts (Startup/Shutdown). Lalu, di kotak sebelah kanan klik dua kali “Shutdown”.

5. Pada kotak Shutdown Properties, klik “Add…”, “Browse…” pada kotak “Script Name:”. Cari lokasi file yang tadi di save di “C:\ntosboot.bat”, klik Open -> OK -> Apply -> OK lagi dan keluar.

6. Dari START menu, jalankan “Run…” dan ketik “devmgmt.msc”.

7. Klik dua kali “IDE ATA/ATAPI controllers”.

8. Klik kanan “Primary IDE Channel” dan pilih “Properties”.

9. Setelah muncul kotak “Primary IDE Channel Properties”pindah ke tab “Advanced Settings”. Pada “Device Type” di bagian “Device 1″ ganti pilihan “Auto Detection” menjadi “None”, klik OK.

10. Klik kanan pada “Secondary IDE Channel”, pilih “Properties” dan ulangi lagi langkah 9.

11. Reboot/restart komputer Anda.

Read More >>> ...
 

User